Bukan Sekadar Komunitas Mobil, Faisal Hidayat Dorong TCI Sulsel Jadi Ruang Persaudaraan dan Solidaritas

Faisal Hidayat, pengurus bidang Humas Terios Club Indonesia Region Sulawesi Selatan, mendorong komunitas TCI Sulsel menjadi ruang persaudaraan, solidaritas, dan komunikasi antaranggota
Faisal Hidayat, pengurus bidang Humas Terios Club Indonesia Region Sulawesi Selatan, mendorong komunitas TCI Sulsel menjadi ruang persaudaraan, solidaritas, dan komunikasi antaranggota.

MAKASSAR, TERIOSCLUBINDONESIA.NET — Terios Club Indonesia (TCI) Region Sulawesi Selatan didorong untuk terus berkembang sebagai komunitas yang tidak hanya berorientasi pada kendaraan dan aktivitas otomotif, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, solidaritas, serta kepedulian sosial.

Hal tersebut disampaikan om Faisal Hidayat TCI 2754 saat berada di Bengkel Daihatsu Kharisma Sentosa, Makassar, pada 1 September 2026. Faisal yang bergabung dengan TCI Region Sulawesi Selatan sejak 2026 melihat komunitas otomotif sebagai wadah yang dapat mempertemukan orang-orang dengan latar belakang berbeda dalam sebuah hubungan yang lebih dekat dan kekeluargaan.

Baca Juga: Membangun Kesadaran dalam Komunitas Terios Club Indonesia

Menurut Faisal, kesamaan kendaraan seharusnya menjadi pintu awal untuk membangun hubungan yang lebih luas. Setelah bergabung dalam komunitas, anggota tidak hanya berbagi pengalaman mengenai kendaraan, tetapi juga dapat saling mengenal, bertukar informasi, membantu ketika menghadapi persoalan, serta membangun jaringan pertemanan.

Bagi saya, komunitas itu bukan hanya soal mobil yang sama. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa membangun hubungan yang baik, saling mengenal, saling membantu, dan menciptakan suasana yang nyaman bagi semua anggota,” ujar om Faisal Hidayat TCI 22754.

Sebagai salah satu pengurus yang berperan di bidang Hubungan Masyarakat (Humas) TCI Region Sulsel, Faisal menaruh perhatian terhadap komunikasi antaranggota. Ia menilai komunikasi yang baik merupakan salah satu fondasi penting agar sebuah komunitas dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Peran Humas, menurutnya, bukan sekadar menyampaikan informasi mengenai kegiatan komunitas. Lebih dari itu, Humas juga memiliki peran dalam menjaga hubungan antaranggota dan menciptakan ruang komunikasi yang terbuka.

Om Faisal berharap anggota lama maupun anggota baru memiliki kesempatan yang sama untuk berinteraksi dan memberikan kontribusi. Tidak boleh ada kesan bahwa anggota baru berada di luar lingkaran komunitas hanya karena belum lama bergabung.

Setiap orang yang bergabung tentu pernah menjadi anggota baru. Karena itu, kita harus memberikan ruang agar mereka bisa mengenal anggota lainnya, berkomunikasi dan akhirnya merasa menjadi bagian dari keluarga besar TCI,” katanya.

Komunitas sebagai Ruang Persaudaraan

Om Faisal menilai kekuatan sebuah komunitas tidak hanya ditentukan oleh jumlah anggota. Banyaknya anggota memang dapat menjadi indikator perkembangan, tetapi hubungan yang terbangun di antara mereka menjadi faktor yang jauh lebih penting.

Menurut dia, komunitas akan menjadi kuat apabila anggotanya memiliki rasa saling percaya, menghargai, dan peduli. Hubungan tersebut kemudian dapat berkembang menjadi solidaritas ketika salah satu anggota membutuhkan bantuan.

Semangat kebersamaan itu pula yang ingin terus dibangun di lingkungan TCI Region Sulsel. Kegiatan otomotif tetap menjadi bagian penting komunitas, namun tidak harus menjadi satu-satunya aktivitas.

Pertemuan antaranggota dapat menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman, mendiskusikan berbagai persoalan otomotif, memperluas jaringan, hingga menciptakan kegiatan yang memiliki manfaat sosial.

Om Faisal berharap aktivitas komunitas dapat memberikan pengalaman positif bagi setiap orang yang terlibat.

Saya ingin TCI menjadi tempat di mana orang datang bukan hanya karena memiliki Terios, tetapi karena menemukan saudara, teman berdiskusi, dan pengalaman baru. Kalau kebersamaan itu bisa kita jaga, komunitas akan tumbuh dengan sendirinya,” tuturnya.

Mendorong Kegiatan yang Memberikan Manfaat

Menurut Om Faisal, komunitas otomotif memiliki potensi untuk berkontribusi lebih luas kepada masyarakat. Ketika hubungan antaranggota sudah terbangun dengan baik, energi kebersamaan tersebut dapat diarahkan untuk berbagai kegiatan positif.

Kegiatan sosial, kepedulian terhadap lingkungan, maupun aktivitas kemasyarakatan dapat menjadi bagian dari perkembangan komunitas. Dengan demikian, keberadaan TCI tidak hanya dirasakan oleh para pemilik kendaraan Daihatsu Terios, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Ia menilai semangat tersebut penting dipertahankan karena komunitas pada dasarnya dibangun oleh manusia, bukan hanya oleh kendaraan yang digunakan para anggotanya.

Kendaraan yang sama menjadi titik pertemuan, sedangkan hubungan antarmanusia menjadi alasan komunitas dapat terus bertahan.

Terbuka bagi Anggota Baru

Om Faisal juga membuka ruang bagi para pengguna Daihatsu Terios yang ingin mengenal lebih jauh dunia komunitas untuk bergabung dan berinteraksi secara positif.

Menurutnya, seseorang yang baru bergabung tidak perlu merasa canggung atau menganggap dirinya sebagai orang luar. Justru, anggota baru harus diberikan kesempatan untuk mengenal lingkungan komunitas dan membangun komunikasi dengan anggota lainnya.

Sikap terbuka tersebut dinilai penting untuk menjaga regenerasi komunitas. Kehadiran anggota baru akan membawa pengalaman, gagasan, dan energi baru yang dapat ikut mendorong perkembangan TCI Region Sulsel.

Di sisi lain, anggota lama juga memiliki peran dalam menciptakan suasana yang ramah dan memberikan contoh mengenai nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari komunitas.

TCI Sulsel Diharapkan Semakin Solid

Ke depan, Faisal berharap TCI Region Sulawesi Selatan dapat terus berkembang menjadi komunitas yang solid, terbuka, dan memiliki kepedulian sosial.

Ia menilai komunitas yang sehat bukan hanya komunitas yang aktif menggelar kegiatan, tetapi juga komunitas yang mampu menjaga hubungan baik di antara para anggotanya.

Rasa persaudaraan, komunikasi, dan solidaritas menjadi modal penting agar TCI Region Sulsel dapat menghadapi perkembangan komunitas otomotif yang semakin dinamis.

Bagi Faisal, menjadi bagian dari TCI bukan sekadar memiliki kendaraan dengan merek dan tipe yang sama. Lebih dari itu, komunitas menjadi tempat untuk bertemu orang-orang baru, membangun persahabatan, berbagi pengalaman, serta menciptakan kegiatan yang memberikan nilai positif.

Karena itu, ia berharap semangat kekeluargaan tetap menjadi bagian utama dalam perjalanan TCI Region Sulsel.

“Kekuatan komunitas bukan hanya dari jumlah anggotanya, tetapi dari bagaimana kita menjaga hubungan, saling menghargai, dan saling membantu. Kalau itu terus dijaga, saya yakin TCI Sulsel akan semakin solid dan berkembang,” pungkas Faisal.

Pewarta: Om Ujje TCI 389
Editor: Mahrus Efendi TCI 307

0 Comments

Terios Club Indonesia Rayakan 6 Tahun Solidarity Nasional


 

× "Lapora Keuangan